Jalan Sudirman ada berapa di Indonesia? Ternyata bukan juara

Nalarcapada · 30 Oktober 2026 · 2 menit baca

Di video, jawabannya sekitar 300 Jalan Sudirman, seri dengan Ahmad Yani, tapi kalah panjang 609 lawan 904 km. Ini beberapa hal yang tidak sempat masuk ke video 60 detik.

Kenapa disebut seri?

Hitungan akhirnya Ahmad Yani 302, Sudirman 300. Tapi selisih dua itu rapuh. Peta memecah satu jalan jadi banyak potongan, dan kita harus memutuskan seberapa dekat potongan bernama sama boleh digabung. Ubah sedikit aturannya, juaranya berganti. Kalau potongan baru digabung saat jaraknya 150 meter atau kurang, Sudirman yang menang, 315 lawan 312. Kalau batasnya dilonggarkan jadi 500 meter, Ahmad Yani unggul lagi, 299 lawan 297. Karena itu jujurnya seri. Selisih panjang 904 lawan 609 km tidak goyah di aturan mana pun.

Sudirman sebenarnya juara di Jawa

Di Jawa, Sudirman unggul tipis: 127 jalan lawan 124. Di Sumatra juga Sudirman (67 jalan). Ahmad Yani menang karena Kalimantan: 55 jalan dengan total 466 km. Satu rangkaian di Kalimantan Selatan saja, dari Banjarmasin sampai Amuntai, panjangnya sekitar 164 km.

Garis 904 km Jalan Ahmad Yani dari Monas sampai Selat Bali Jalan Ahmad Yani dari Banjarmasin ke Amuntai
Kiri: semua Ahmad Yani disambung, 904 km dari Monas. Kanan: rangkaian Banjarmasin sampai Amuntai.

Juara tiga yang diam diam: Kartini

Di bawah dua jenderal itu, posisi ketiga bukan Diponegoro (225 jalan), melainkan Kartini dengan 244 jalan. Tapi jalannya pendek pendek: totalnya cuma 185 km. Ceritanya akan jadi video berikutnya.

Cara hitung, singkat

Sumbernya peta OpenStreetMap seluruh Indonesia (Oktober 2026). Gang, kompleks, dan jalan akses bandara tidak dihitung, jalan dua jalur dihitung sekali. Sebagai uji, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta terukur 4,5 km, sesuai panjang aslinya dari Dukuh Atas sampai Senayan. Jalan yang belum dipetakan tidak ikut terhitung, terutama di Maluku yang datanya masih sedikit.

Tonton videonyaJalan Sudirman ada berapa di Indonesia? Ternyata bukan juaraYouTube · 359 rb tayangan → ← Kembali ke beranda